Fully Syafi
Mengabadikan momentum even keagamaan, gampang-gampang susah. Sering kali kita terjebak dengan penggambaran ritual, dan hal-hal lain yang menjadi ciri khas momen itu. Namun, kombinasi keduanya menciptakan kesan tersendiri. Saya coba mengimplementasikan semua dalam foto Melasti di Jawa Timur ini. Fokus pada bunga yang terselip di sela-sela tangan umat Hindu yang berdoa, menggambarkan momen itu.
Rabu, 02 Maret 2011
Rabu, 11 Agustus 2010
Menyeret "Slash kembali" dalam foto
Fully Syafi
Menyajikan dedengkot musik rock Slash dalam sebuah foto, bisa jadi sebuah pekerjaan yang mudah. Sosoknya yang khas dengan topi tinggi dan rambutnya kribo yang menutupi wajahnya, sudah cukup unik dalam sebuah foto. Tapi foto ini sedikit berbeda, dengan nuansa lampu panggung di sisi kiri atas foto. "Well, Slash kembali bersinar," kata Fully Syafi, sang fotografer.
Menyajikan dedengkot musik rock Slash dalam sebuah foto, bisa jadi sebuah pekerjaan yang mudah. Sosoknya yang khas dengan topi tinggi dan rambutnya kribo yang menutupi wajahnya, sudah cukup unik dalam sebuah foto. Tapi foto ini sedikit berbeda, dengan nuansa lampu panggung di sisi kiri atas foto. "Well, Slash kembali bersinar," kata Fully Syafi, sang fotografer.
Jumat, 12 Maret 2010
[ Photo Corner ] Simbolisasi
Fully Syafi
Seperti yang pernah dibahas sebelumnya, kali ini simbolisasi menjadi sesuatu yang menarik untuk dibicarakan. Dalam sebuah demonstrasi di Surabaya, saya mencoba memperkuat simbolisasi itu dengan hanya menampilkan sosok seorang demonstran berpenutup kepala bergambar obama dan kartun setan. "Kekuatan" foto coba saya munculkan dengan kawat berduri. Not bad,..
*analisa foto lain dalam Photo Corner Iddaily, klik di sini.
Seperti yang pernah dibahas sebelumnya, kali ini simbolisasi menjadi sesuatu yang menarik untuk dibicarakan. Dalam sebuah demonstrasi di Surabaya, saya mencoba memperkuat simbolisasi itu dengan hanya menampilkan sosok seorang demonstran berpenutup kepala bergambar obama dan kartun setan. "Kekuatan" foto coba saya munculkan dengan kawat berduri. Not bad,..*analisa foto lain dalam Photo Corner Iddaily, klik di sini.
Rabu, 13 Januari 2010
"Keindahan" Sel Sebenarnya
Jumat, 01 Januari 2010
Perbedaan Santri dan Tentara
Fully Syafi

Kali ini saya ingin menekankan pada perbedaan. Dalam foto yang saya ambil di sela-sela acara pemakaman KH. ABdurrahman Wahid atau Gus Dur ini, ada satu adegan yang mendiskripsikan perbedaan santri dan tentara. Mulai perbedaan warna (topi dan songkok), hingga susunan barisannya (teratur dan tidak teratur). Sesekali, mengetengahkan perbedaan yang kontras cukup menarik dalam fotografi.

Kali ini saya ingin menekankan pada perbedaan. Dalam foto yang saya ambil di sela-sela acara pemakaman KH. ABdurrahman Wahid atau Gus Dur ini, ada satu adegan yang mendiskripsikan perbedaan santri dan tentara. Mulai perbedaan warna (topi dan songkok), hingga susunan barisannya (teratur dan tidak teratur). Sesekali, mengetengahkan perbedaan yang kontras cukup menarik dalam fotografi.
Kamis, 10 Desember 2009
Simbol Demonstrasi

Mengambil foto dalam momentum demonstrasi, bisa berbagai ragam. Namun yang saya ambil dalam demonstrasi hari HAM, Kamis [10/12] ini mungkin sedikit berbeda. Saya hanya mengambil spanduk dan kaki-kaki sebagai simbol demonstran, dan tentu saja memilih tulisan yang menjadi pesan dalam demonstrasi itu. Dengan sedikit "keberanian", saya "memotong" kepala. Hasilnya, not bad,..
Minggu, 25 Oktober 2009
On the Stage
Fully Syafi

Bagaimana memotret obyek yang ada di atas panggung, gampang-gampang susah. Selain faktor cahaya yang minim, terbatasnya lensa juga acapkali menyulitkan. Tapi, yang tidak kalah penting adalah angle yang diambil. Untuk memudahkan, pastikan setting cahaya maksimal dan "kekuatan" lensa yang kita gunakan. Lalu, mengetahui (dengan pasti) moment-moment menarik yang mungkin dilakukan di panggung.

Bagaimana memotret obyek yang ada di atas panggung, gampang-gampang susah. Selain faktor cahaya yang minim, terbatasnya lensa juga acapkali menyulitkan. Tapi, yang tidak kalah penting adalah angle yang diambil. Untuk memudahkan, pastikan setting cahaya maksimal dan "kekuatan" lensa yang kita gunakan. Lalu, mengetahui (dengan pasti) moment-moment menarik yang mungkin dilakukan di panggung.
Senin, 07 September 2009
Low Angle, High Quality
Fully Syafi

Kali ini, bahasan kita sederhana saja. Yakni, bagaimana menciptakan foto low angle yang punya high quality. Dalam perayaan Nyadnya Kasada di Gunung Bromo 2009, hal itu paling banyak dilakukan. Memang, Gunung Bromo adalah obyek foto yang sudah "siap saja". Tapi, nggak okey dong memotret Bromo dengan gaya itu-itu saja. Dengan low angle ini lah, mungkin sedikit berbeda.

Kali ini, bahasan kita sederhana saja. Yakni, bagaimana menciptakan foto low angle yang punya high quality. Dalam perayaan Nyadnya Kasada di Gunung Bromo 2009, hal itu paling banyak dilakukan. Memang, Gunung Bromo adalah obyek foto yang sudah "siap saja". Tapi, nggak okey dong memotret Bromo dengan gaya itu-itu saja. Dengan low angle ini lah, mungkin sedikit berbeda.
Jumat, 21 Agustus 2009
Mengurangi Exposure Menajamkan Object

Apakah foto harus terang benderang dan kelihatan semua obyek fotonya? Tentu saja tidak. Bahkan di siang hari pun, hal itu bisa "dimainkan". Dalam bahasa teknis, hal itu disebut mengurangi exposure. Dalam foto peringatan Kemerdekaan RI ke-64 di Gunung Bromo ini, saya mencoba mengurangi cahaya yang masuk agar ada kesan tajam pada bendera yang berkibar. Berminat? Silahkan mencoba sendiri.
Sabtu, 20 Juni 2009
Lampu Malam Jembatan Surabaya-Madura
By Fully Syafi
Heboh jembatan Surabaya-Madura atau Suramadu membuat Saya juga ingin menjadikan jembatan itu sebagai "contoh kasus". Nah. Salah satu bahan baku yang ada di jembatan Suramadu adalah deretan panjang lampu jalan yang menciptakan kesan luar biasa. Hanya saja, dari sisi fotografi, tidak gampang memoret dengan gaya seperti ini. Cobalah berkali-bali, dengan memaksimalkan jumlah cahaya. Good luck!
Heboh jembatan Surabaya-Madura atau Suramadu membuat Saya juga ingin menjadikan jembatan itu sebagai "contoh kasus". Nah. Salah satu bahan baku yang ada di jembatan Suramadu adalah deretan panjang lampu jalan yang menciptakan kesan luar biasa. Hanya saja, dari sisi fotografi, tidak gampang memoret dengan gaya seperti ini. Cobalah berkali-bali, dengan memaksimalkan jumlah cahaya. Good luck!
Jumat, 17 April 2009
Photo Corner: Trik Motret di Balik Bayangan
by Fully SyafiMemanfaatkan obyek siluet sebagai bagian dari foto adalah salah satu trik untuk mengisi bagian kosong dr gambar. Foto jenis ini cukup unik, apalagi bila bayangan bisa menjadi "obyek utama" dari foto itu. Sekaligus untuk menghindari terlalu banyak ruang kosong dari gambar sehingga tercipta keseimbangan dalam komposisi.
Senin, 23 Maret 2009
Memanfaatkan Refleksi
By Fully SyafiRefleksi yang dihasilkan benda-benda pada sebuah obyek foto, bisa jadi memiliki daya "magis" dalam sebuah karya fotografi. Seperti yang tampak pada Upacara Melasti menjelang Hari Raya Nyepi di Pantai Aru Surabaya, Minggu (22/3) ini. Bayangan refleksi yang dihasilkan genangan air membuat atmosfir foto yang tampak "jauh" berbeda. Seperti yang tampak pada gambar, bayangan refleksi terlihat begitu jelas. Hanya saja, perlu diperhatikan kembali hasil refleksi. Untuk apa memanfaatkakn refleksi bila hasilnya tidak lebih baik?
Rabu, 31 Desember 2008
Permainan Warna
Senin, 08 Desember 2008
Obyek Bergerak

Memotret subyek bergerak cepat bukan perkara gampang. Teknis dan insting pemotret harus ikut bergerak cepat. Pemotret yang sudah berpengalaman tidak menjadikan urusan teknik menjadi masalah. Tinggal bagaimana menciptakan foto itu menjadi subyek visual yang menarik. Komposisi dan pencahayaan membuat teknik yang kita kuasai akan menjadi tidak sia-sia.
foto and teks by Fully Syafi
Jumat, 31 Oktober 2008
Warna Dan Obyek Pendamping
Minggu, 31 Agustus 2008
Zooming dan Rolling
Selasa, 26 Agustus 2008
Bingkai
Rabu, 25 Juni 2008
Minim Cahaya

Cahaya adalah elemen terpenting dalam fotografi. Fotografer, bebas memanfaatkan cahaya untuk membangun suasana dalam fotonya. Foto ini mungkin terlihat gelap, hanya beberapa bagian dari subyek yang terkena cahaya, namun cahaya yang rendah (low light) mampu memberikan kesan suasana dramatis dari sebuah peristiwa kebakaran.
Foto oleh: Fully Syafi
Minggu, 15 Juni 2008
Tantangan Backlight

Memotret dgn kondisi "backlight" tidak mudah. Fotografer harus pandai-pandai mengontrol pencahayaan dengan sempurna. Dan itu menjadi tantangan sendiiri. Pada Foto ini misalnya, cahaya dari belakang dimanfaankan dgn sudut pengambilan lebih ke samping (bisa kanan/kiri) untuk menimbulkan efek cahaya samping (rim light) yang dramatis. Sehingga bentuk dan warna dari tertangkap cukup baik. Tidak ada detil warna dan bentuk yang hilang.
Foto by: Fully Syafi
Selasa, 10 Juni 2008
Simbol Sederhana
Langganan:
Postingan (Atom)





